Perbincangan dengan Pemilik PT. Aceh Lampulo Jaya Bahari

11 August 2015
Comments: 0

Tags:

Banda Aceh, Selasa (11 Agustus 2015). Pada selasa (11/08/2015) Tim Badan Investasi dan Promosi (BIP) Aceh bertemu dengan pemilik PT. Aceh Lampulo Jaya Bahari (PT.ALJB), bapak Husein di lokasi pelabuhan Perikanan Lampulo. Sambil melihat proses pemasangan dinding peredam cold storage pabrik PT. ALJB, dan berada diantara tumpukkan barang modal yang telah tiba di pabrik, pak Husein menjelaskan keadaan investasi nya di Aceh.

Saat ini harapan terbesar Pak Husein yang telah sukses dengan pabrik pengolahan ikan di Medan ini adalah agar barang modal sampai tepat waktu sehingga proses pengerjaan dan pemasangan sesuai target, sehingga pabrik es dan pabrik pengolahan ikan dapat segera beroperasi di Aceh, ujarnya.

Selain itu, beliau juga menjelaskan proses perjalanan pendirian pabrik hingga memasok barang dan kendala yang dihadapi selama ini. Dimulai dengan proses perizinan yang cukup panjang, kini usaha pak Husein dengan dibantu pemerintah Aceh dan para pihak lainnya mulai menuai hasil cukup baik. Hal ini ditandai dengan berdirinya fisik gedung yang hampir rampung dilahan seluas 2 ha, dengan sarana penunjang, seperti telah tiba mesin dan barang modal yang mulai dipasang oleh pekerja.

Pengusaha paruh baya ini juga sempat menyampaikan sarana listrik dan air bersih dijanjikan akan segera dipasang dalam waktu dekat. Tentu hal ini sangat dinanti, untuk memuluskan rencana grand opening pada Desember 2015. Saat ini sedang dibangun ruang processing dan ruang cold storage. Pabrik es ini dibangun dengan berkapasitas 2000 batang perhari.

Disamping itu, tentu tidak dapat menutup mata mengenai kendala yang dihadapi selama ini seperti lamanya proses tibanya barang modal hingga mencapai lima bulan dari Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, hingga banyaknya proses izin yang harus dilalui. Namun hal ini harus dilewati semuanya.

Disisi lain, pabrik ini telah tahap konstruksi diperkirakan telah menyerap 100 tenaga kerja dan setelah pabrik beroperasi jumlah pekerja terus bertambah hingga mencapai tak kurang dari 200 orang. Angin segar bagi para pencari kerja dengan hadirnya pabrik pengolahan ikan pertama di Pelabuhan Perikanan Lampulo ini. (MJ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *